Jumat, 21 November 2014

Artikel Software ( Windows Movie Maker )


 

Windows Movie Maker adalah software video editing gratis yang dibuat oleh Microsoft. Program ini telah terintegrasi dengan system operasi Windows XP. Pada versi awalnya  (1.0) tools ini belum memiliki fasilitas yang lengkap. Tetapi , setelah mengalami perbaikan dan diluncurkan ke public dalam versi terbaru (versi 2.0) tools ini patut diacungi jempol, mengingat banyaknya fasilitas yang disertakan didalamnya.
Windows Movie Maker memiliki kelebihan dan kekurangan. Adapun kelebihan yang ada pada windows movie maker diantaranya :
1.   Hasil jadi videonya tidak terlalu besar kapasitasnya.
2. Dapat dimasukan ke dalam internet
3. Tampilan sederhana sehingga mudah dipelajari
4. Kebanyakan sudah ada disetiap komputer yang menggunakan Microsoft windows
5. Dapat langsung dijadikan bentuk VCD maupun DVD tanpa melalui nero
6. Lebih mudah dan simple untuk pengedit pemula
7. Dapat mengedit hanya dengan geser dan drag

Sedangkan kekurangannya pada Wndows Movie Maker adalah sebagai berikut :
1. Pola permainan animasinya sedikit
2. Proses  penyimpanan videonya sangat lama
3. Video yang mau diedit harus berupa WMV
4. Tidak dapat dibuka hasilnya dikomputer lain jika masih dalam keadaan project.
5. Kurang memiliki fitur efek untuk memperindah video
6. Saat video telah terpotong kadang video terlalu cepat

 Area kerja Windows Movie Maker

1. Menu Bar dan Toolbar

Area kerja Windows Movie Maker diarea atas terdapat bagian yang bernama menu bar area tepat dibawahnya dinamakan Toolbar. Pada area Menu bar terdapat beberapa pilihan menu yaitu File, Edit, View, Task, Clip, Play dan Help.  Dalam menu-menu inilah terdapat   berbagai perintah dalam pengoperasian Windows Movie Maker. Sedangkan Toolbar berisi tombol – tombol perintah yang serupa dengan pilihan  perintah yang ada dalam menu bar.
Dalam toolbar perintah-perintah tersebuut ditampilkan dalam bentuk icon – icon  sedangkan dalam Main Bar tombol perintah ditampilkan dalam bentuk teks.

2. Movie Task Pane

Disebelah kiri area kerja Windows Movie Maker terdapat area yang dinamakan Movie task pane. Sama seperti halnya Main Bar dan Toolbar, area ini juga berisi tombol – tombol perintah bedanya dalam Movie Task pane perintah – perintah tersebut dibagi dalam beberapa kategori sesuai dengan urutan / tahapan pengolahan video.
Movie Task Pane terdiri dari kategori Capture video , edit Movie , Finish Movie dan tambahan Movie Making Tips. Untuk menampilkan Movie Task Pane caranya pada Main Bar pilih View > Task yang berada dalam Toolbar.

3. Collection Pane dan Content Pane

Collection Pane terletak pada area yang sama dengan Movie Task Pane. Untuk menampilkan Collection Pane caranya pada menu Bar pilih View > Collection klik tombol Collections yang ada pada Toolbar.
Dalam area Collection Pane terdapat 3 buah kategori yaitu Video Effect , Video Transitions dan Collections. Kategori – kategori tersebut memiliki contentnya masing – masing isi dari kategori akan ditampilkan dalam Content Pane. Apabila salah satu kategori dalam Collection Pane di klik maka dalam Contents Pane akan tampil isi/ anggota dari kategori tersebut.
Kategori Video Effect berisi efek – efek visual yang dimiliki Windows Maker. Berbagai macam efek visual yang dimiliki ditampilkan dalam Contents Pane.
Pilihan Video Transitions berisi efek – efek transisi yang dimilik oleh Windows Movie maker. Sedangkan pilihan Collection berisi koleksi – koleksi clip video , audio dan gambar yang terdapat dalam Windows Movie Maker.

4.  Monitor

Monitor berada disebelah kanan area kerja Windows Movie Maker berfungsi menampilkan preview video dan audio. Dibawah monitor terdapat sekumpulan tombol playback yang biasa disebut dengan playback controls , berfungsi untuk memutar clip video dan audio.

5. Timeline

Dibagian bawah area kerja Windows Movie Maker terdapat sebuah area yang dinamakan timeline. Timeline berfungsi sebagai tempat meletakkna dan menyusun koleksi file video , audio ,transisi title dan musik.
Susunan dalam timeline akan ditampilka pada Monitor sebagai preview. Didalam timeline anda dapat melakukan pengaturan durasi clip, pemotongan clip, penambahan efek transisi dan pemberian efek video.
Timeline terdiri dari beberapa bagian yang biasa disebut dengan Track. Terdapat 5 buah track dalam timeline yaitu :
1. Video, tempat menyusun clip dan gambar
2. Transition, berisi efek – efek transisi
3. Audio , berisi audio yang menyertai clip video yang disusun dalam Track Video
4. Audio / Music , berisi clip audio tambahan berupa narasi dan musik
5. Title Overlay, berisi title dan credit title yang ditambahkan dalam timeline untuk menambahkan dan menyusun clip ke dalam Timeline. Kita hanya perlu melakukan drag and drop saja, sama halnya ketika ingin menambahkan efek transisi dan efek video.

6. Storyboard

Storyboard terletak pada area yang sama dengan timeline. Storyboard merupakan tampilan default ketika Windows Movie Maker dijalankan.
Storyboard menampilkan susunan clip secara garis besar. Dalam storyboard terdapat berbagai informasi susunan clip meliputi durasi transisi dan efek video. Dengan menggunakan tampilan storyboard, kita dapat dengan mudah merubah susunan urutan clip, merubah efek transisi antar clip yang dipakai serta merubah efek video yang dipakai. Untuk mengatur durasi clip (audio,video dan gambar) kita tetap menggunakan tampilan Timeline. Sedangkan timeline menampilkan editing secara rinci.


Jadi, Windows Movie Maker adalah program atau software pengolah video yang bawaan dari windows XP. Movie Maker terinstall sewaktu menginstall Windows XP secara otomatis. Meskipun program bawaan dan bukannya program yang berdiri sendiri, Movie Maker mampu menjadi program video editing yang handal. Hal ini tidak terlepas dari kemudahan dalam penggunaannya, baik itu yang pemula dan penengah dikarenakan dukungan dari Microsoft yang menyediakan update dan fitur tambahan di website mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar